Sabtu, 24 Maret 2012

Pelepasan Anggota Pol PP

PELOPOR, TOUNA, Apel pagi bersama diawal minggu kerja seluruh pegawai negeri yang ada dilingkungan pemerintah daerah Kab.Tojo Una Una yang dilaksanakan pada hari senin tanggal 19 maret 2012 dihalaman kantor bupati Tojo una Una,dipimpin langsung oleh Sekertaris daerah kabupaten bapak Drs.Syaiful Bahri Laborahima bersama para pejabat yang ada dilingkup pemda Kab.Tojo Una Una. Adapun apel bersama yang dilaksanakan ini juga dirangkaikan dengan pelepasan 41 orang anggota Polisi Pamong Praja (Pol.PP) selaku kontigen perwakilan dari Kab.Tojo Una Una yang akan ikut dalam peringatan HUT Pol.PP ke-62 se-propinsi Sulawesi tengah pada tanggal 21 maret 2012, yang dipusatkan di kabupaten Morowali.


Selain itu juga pada hari ini secara langsung dilaksanakan penyerahan SPT dari pejabat Pemda Kab.Tojo Una Una yang dalam hal ini juga oleh Sekab Tojo Una Una selaku pejabat Kab.Tojo Una Una kepada pejabat KPP Pratama Poso untuk 15 nama yang ada dilingkungan pemerintah daerah kab.Tojo Una Una dengan disaksikan oleh para pejabat yang ada dan juga seluruh peserta apel yang sempat hadir.

Atas nama pemerintah dan pejabat yang ada beliau menyampaikan apresiasi yang tinggi atas pelaksanaan apel bersama yang sudah rutin dilaksnakan setiap awal minggu kerja terlebih dengan melihat semakin tingginya rasa kesadaran dari tiap pegawai negeri yang ada dilingkup pemda Kab.Una Tojo Una dalam peningkatan disiplin kerja yang diawali dari kegiatan apel pagi seperti saat ini.

Berkenaan dengan pelepasan kontingen sebanyak 41 orang anggota Pol.PP dipimpin langsung oleh wakil bupati Tojo Una Una yang akan menjadi perwakilan kabupaten Tojo Una Una dalam peringatan HUT Pol.PP ke-62 yang dipusatkan dikabupaten Morowali pada tanggal 21 maret 2012, beliau atas nama pribadi dan pemerintah mengharapkan pada setiap anggota yang diberangkatkan agar bisa mengikuti semua kegiatan dengan baik dan nantinya bisa kembali dengan membawa cerita, pengalaman dan hal-hal yang baik pula.Juga diharapkan agar nantinya senantiasa bisa membawa diri dan menjaga nama baik juga citra daerah sendiri saat berada didaerah lain.

Selain itu ditambahkan juga bahwa yang menjadi tujuan kehadiran disana nantinya bukanlah ajang untuk mencari kemenangan terlebih saat harus ikut ambil bagian dalam kegiatan yang dilaksanakan, tetapi dapat dijadikan sebagai wahana menjalin rasa kebersamaan sebagai sesama anggota pamong praja yang selalu diharapkan benar-benar bisa menjadi pengayom dan dapat menjadi teladan ditengah masyarakat

Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2013

PELOPOR, TOUNA, Berdasarkan Undang – Undang no.25 tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional,Peraturan Daerah Kabupaten Tojo Una Una no.48 tahun 2011 tentang penetapan APBD 2012, Surat edaran Gubernur Sulawesi Tengah No: 050/03/BAPPEDA tanggal 3 januari 2012 tentang jadwal perencanaan pembangunan daerah, dan surat keputusan kepala Bappeda dan PM kabupaten Tojo Una Una No : 188.45/67.a/BAPPEDA dan PM tentang pembentukan panitia Musrenbang kabupaten Tojo Una Una tahun 2012 maka dilaksanakanlah kegiatan musrenbang tahun anggaran 2013 pada hari selasa,13 maret 2012 di ruang auditorium Kantor Bupati Tojo Una Una.Kegiatan musrenbang ini bertujuan guna mendapatkan masukan untuk penyempurnaan rancangan awal RKPD yang membuat prioritas pembangunan daerah, pagu indikatif pendanaan berdasarkan fungsi SKPD, termasuk dalam pemutakhiran mengenai pendanaannya berasal dari APBD propinsi, APBN, dan pendanaan lainnya.Hal ini merupakan agenda rutin perencanaan pembangunan yang secara nasional dilakukan setiap tahun dan secara filosofi dikatakan bahwa forum ini adalah wadah untuk menampung seluruh aspirasi yang berkembang dalam masyarakat dan diproses lewat saluran – saluran dan mekanisme formal.Karena itu sekiranya dalam acara ini dapat dibuat daftar prioritas sesuai dengan kebutuhan yang didukung oleh sumber daya manusia dan sumber daya alam yang tersedia di sekeliling kita.Demikian disampaikan harapan penyelenggara musrenbang dalam laporan ketua panitia yang diantarkan oleh kepala Bappeda Dan PM Nawatsara Panjili,SE.M.Si.

Dalam sambutan Bapak Bupati Tojo Una Una yang dibacakan oleh Bapak Wakil Bupati Jamal Djuraedjo,S.Sos,M.Si disampaikan bahwa kegiatan ini merupakan lanjutan dari musrenbang desa dan kecamatan yang telah selesai dilaksanakan.Pelaksanaan musrenbang ini senantiasa memperhatikan nilai-nilai substansial yang diamanatkan oleh undang-undang dan aturan yang berlaku lainnya,sehingga perencanaan pembangunan tahunan untuk tahun anggaran 2013 yang akan datang benar-benar memegang prinsip penyelenggaraan musrenbang guna menghasilkan perencanaan pembangunan yang partisipatif dan terhindar dari konflik perencanaan.

Kita harus mampu memenuhi nilai-nilai demokrasi dengan prinsip kebersamaan,berkeadilan,berkelanjutan,berwawasan lingkungan serta kemandirian dengan menjaga keseimbangan, kemajuan dan kesatuan nasional.Begitupun dengan arah dan tujuan dalam menuangkan seluruh kebijakan daerah,kita harus mampu membangun sistem perencanaan yang rasional,manusiawi dan universal.

Merujuk pada ketentuan Undang-undang nomor 32 tahun 2004 tentang pemerintahan daerah Pasal 150 Ayat (1) dan ayat (2),maka dalam rangka penyusunan RKPD tahun 2013 pemerintah daerah telah memperhatikan beberapa hal berikut;

Menyelaraskan prioritas pembangunan daerah dan rencana program serta kegiatan tahun 2013 dengan indikasi rencana program prioritas yang disertai kebutuhan pendanaan,sebagaimana ditetapkan dalam perda Kabupaten Tojo Una Una no.35 tahun 2011 tentang RPJMD tahun 2010-2015

Menyelaraskan pembangunan daerah tahun 2013 dengan prioritas dan sasaran pembangunan yang berdimensi kewilayahan,dalam upaya mewujudkan pertumbuhan yang berkelanjutan dan berkeadilan (sustainable growth with equity) dengan strategi pro poor, pro job, pro growth dan pro environment.

Mendukung dan mensinergikan pencapaian sasaran program dan kegiatan pembangunan daerah tahun 2013.

Dengan demikian disampaikan pula bahwa prioritas pembangunan daerah pada tahun anggaran 2013 mendatang hendaknya ditekankan pada beberapa aspek,antara lain:

Peningkatan kualitas dan pemerataan penyelenggaraan pendidikan dan kesehatan seBagai upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di kabupaten Tojo Una Una

Pengembangan infrastruktur wilayah khususnya infrastruktur perhubungan sebagai upaya memperlancar aksebilitas dalam rangka percepatan pertumbuhan ekonomi daerah

Revitalisasi pertanian,perikanan,kelautan dan kehutanan serta pariwisata sebagai sektor unggulan daerah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat

Penguatan kelembagaan dan akuntabilitas pemerintah daerah sebagai upaya mendorong dan melanjutkan pemerintahan yang amanah (good governance)

Pengelolaan sumber daya alam diarahkan pada efektifitas operasionalisasi rencana tata ruang nasional,regional dan daerah.

Demikian juga halnya pemerintah telah mengambil langkah-langkah penataan kebijakan menuju efisiensi dan efektifitas penyelenggaraan pemerintahan daerah sebagai upaya untuk mendukung pencapaian target pembangunana daerah, antara lain dengan;

Menerapkan peraturan menteri dalam negeri nomor 54 tahun 2010 tentang pelaksanaan peraturan pemerintah nomor 8 tahun 2008 dalam penyusunan,pengendalian dan evaluasi perencanaan pembangunan daerah

Menerapkan sistem informasi geografis dan perangkat informasi pada semua SKPD dengan tujuan percepatan dan kemudahan pelayanan informasi daerah guna meningkatkan investasi serta percepatan pertumbuhan ekonomi di daerah

Penataan ruang secara terpadu dan pengendalian pengelolaan sumber daya alam guna mencegah kerusakan dan penurunan kualitas lingkungan hidup melalui penetapan RTRW kabupaten Tojo Una Una no 27 tahun 2011

Meningkatkan komitmen untuk mendukung penyaluran dana Bos dan BOSDA serta Jamkesda secara tepat waktu,tepat jumlah dan tepat sasaran untuk mendukung pelaksanaan penyelenggaraan pendidikan dan pelayanan kesehatan dasar gratis bagi masyarakat dan meningkatkan pengelolaan keuangan daerah yang transparan dan akuntabel.

Lanjut Beliau sampaikan sebelum menutup sambutannya, bahwa dalam forum ini juga akan dibahas penyelarasan program pembangunan daerah.Hendaknya hal ini dilakukan dengan tetap mengedepankan prinsip yang mendorong tercapainya Keserasian,efektifitas dan efisiensi pemanfaatan sumber pendanaan pembangunan daerah.

Selanjutnya kesepakatan dalam forum musrenbang ini agar disusun dalam RKPD tahun 2013 dan sekiranya seluruh jajaran pemerintah bersama DPRD agar konsisten menindaklanjuti perumusannya kedalam kebijakan umum APBD dan program prioritas dengan anggaran sementara untuk sepakati sebagai landasan penyusunan ranperda tentang APBD tahun 2013.Sesuai dengan Pasal 43 dan 46 peraturan pemerintah nomor 8 tahun 2008 tentang tahapan,tata cara penyusunan,pengendalian dan evaluasi pelaksanaan rencana pembangunan daerah,maka disampaikan bilamana kita semua berkewajiban untuk melakukan pengendalian dan evaluasi terhadap rencana pembangunan daerah yang mana hal ini dimaksudkan untuk menjaga sinergitas dan konsistensi kebijakan program dan kegiatan prioritas serta sasaran pembangunan antar dokumen rencana pembangunan

Diklat Pra Jabatan Golongan II Touna

PELOPOR, TOUNA, Sesuai dengan waktu dan jadwal yang telah ditetapkan hasil kerjasama Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah prov.Sulawesi Tengah bersama Badan Kepegawaian Daerah (BKD) kabupaten Tojo Una Una tentang pelaksanaan diklat prajabatan CPNS-D Gol.II angkatan tahun 2011,pada hari rabu tanggal 7 maret 2012 dilaksankan acara pembukaan diklat prajabatan CPNS-D Gol.II tahun 2012 yang ada di lingkup pemerintah kabupaten Tojo Una Una bertempat di hotel Pink Ampana. Acara ini dibuka secara resmi oleh Ass.II Kab.Tojo Una Una bapak Ir.Munawar Mapu mewakili bupati Tojo Una Una bersama beberapa pejabat yang ada dilingkup pemerintah daerah kab.Tojo Una Una yang juga sempat hadir.Kegiatan diklat prajabat ini dijadwalkan pelaksanaannya mulai tanggal 7 maret sampai dengan tanggal 14 april 2012 dengan jumlah peserta diklat sebanyak 141 orang CPNS-D Gol.II angkatan tahun 2011 yang berada dijajaran lingkungan pemerintah kab.Tojo Una Una.

Dalam sambutan tertulis bupati yang dibacakan oleh bapak Ir.Munawar Mapu mewakili pejabat daerah dalam membuka secara resmi kegiatan diklat disampaikan bahwa seorang pegawai negeri sipil (PNS) merupakan unsur utama selaku aparatur yang sangat memegang peran penting dan strategis terutama dalam menjalankan serta mendukung berjalannya roda pemerintahan yang juga sangat menentukan sejauh mana keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan dalam suatu tatanan birokrasi. Untuk itu selaku aparatur negara seorang pegawai negeri sipil diharapkan senantiasa mempu menjalankan perannya dengan baik dimasyarakat melalui sikap dan perilaku yang penuh kesetiaan serta tanggungjawab pada negara dan juga masyarakat,bermoral dan bermental baik, profesional serta senantiasa menyadari peran dan tanggungjawabnya sebagai pelayan publik yang juga harus selalu menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Dijelaskan pula bahwa kegiatan diklat prajabatan yang akan diikuti oleh para peserta ini sudah merupakan ketentuan yang wajib dan harus diikuti oleh setiap calon pegawai negeri sipil (CPNS) disetiap daerah yang ada dinegara ini sebagai tahapan akhir atau sebagai salasatu persyaratan sebelum diangkat menjadi pegawai negeri sipil yang sebenarnya. Untuk itu diingatkan dan sangat diharapkan semoga semua peserta boleh mengikuti kegiatan ini dengan baik serta penuh rasa tanggungjawab, yaitu dengan senantiasa mentaati segala aturan dan tata tertib yang telah ditetapkan oleh panitia pelaksana yang ada. Selain itu pula dengan adanya meteri-materi yang nantinya akan diterima baik dari para widyaswara maupun dari bahan modul yang dibagikan semoga dapat dipahami sehingga nantinya bisa diterapkan kembali dalam dunia kerja dimanapun sesuai dengan bidang kerja masing-masing.

Hal yang perlu diingat bahwa kegiatan diklat ini bukan akhir dari masa uji kelayakan selaku aparatur negara tetapi merupakan awal dan masa peralihan karena dimulai dari kegiatan inilah para peserta ditempah dan dibina terlebih dalam usaha meningkatkan SDM selaku aparatur negara yang lebih dsiplin dan taat pada negara,pemerintah dan juga dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya terhadap masyarakat.

Ditambahkan juga bahwa sikap disiplin dan patuh terhadap negara dan segala aturan yang ada adalah sikap kepribadian yang harus senantiasa ditanamkan dalam diri setiap PNS, dimana selaku seorang PNS senantiasa dituntut untuk bisa menjadi contoh yang akan di teladani oleh masyarakat dalam hal ketaatan dan patuh pada aturan hukum serta peraturan-peraturan yang ada sehingga tercipta ketertiban dalam hidup bermasyarakat.Sikap loyal dan bertanggung jawab terhadap pimpinan juga perlu ditanamkan serta etika birokrasi pun perlu dipahami agar dalam pelaksanaan tugas kerja boleh berjalan dengan baik sesuai peranannya sebagai abdi negara dan juga selaku abdi masyarakat.

Sangat diharapkan dengan selesainya mengikuti kegiatan ini setiap peserta akan lebih menyadari peran dan fungsinya selaku aparatur negara melalui tugas dan tanggungjawab yang diterimanya. Dan semoga ilmu dan pendidikan yang diperoleh nantinya bisa diimplementasikan dan diaplikasikan kembali diunit kerja masing-masing,dengan senantiasa membangun profesionalitas aparatur yang tangguh dibarengi dengan budaya disiplin dan etos kerja yang lebih terarah. Untuk itu semua kepada para peserta diklat pajabatan CPNS-D Gol.II angkatan tahun 2011, atas nama pemerintah daerah disampaikan selamat datang dan selamat mengikuti kegiatan diklat prajabatan ini dengan baik karena tujuan utama dari pelaksanaan kegiatan seperti ini adalah sebagai salasatu upaya dalam meningkatkan pengetahuan dan SDM selaku aparatur negara yang ulet serta terampil dengan harapan nantinya akan mampu menjalankan peran dan fungsinya selaku pelayan masyarakat dengan kesamaan visi dan dinamika pola pikir dalam menjalankan tugas kepemerintahan yang baik dan demi tercapainya pembangunan yang adil dan merata dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa daTn bernegara

Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Bidang Pertanian, Perkebunan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Touna

PELOPOR, TOUNA, Sebagai salah satu upaya meningkatkan pembangunan disegala bidang serta untuk mengevalusi kembali pelaksanaan program pembangunan yang telah ditetapkan pemerintah daerah, salasatunya adalah melalui kegiatan musyawarah perencanaan pembangunan (Musrembang) seperti yang dilaksanakan pada hari senin tanggal 5 maret 2012 bertempat dihotel Pink Ampana.Kegiatan musrembang yang dilaksanakan ini sebagai wahana untuk menyusun dan merumuskan kembali segala kebijakan perencanaan pembangunan khususnya dibidang pertanian, perkebunan, peternakan dan kesehatan hewan dikab.Tojo Una Una atau disebut dengan Musrembang Tanbunakeswan.Kegiatan musyawarah ini dihadiri oleh bapak Ir.Munawar Mapu yang sekaligus membuka secara resmi kegiatan mewakili bupati Tojo Una Una didampingi oleh beberapa pejabat yang ada lingkup pemerintah daerah kab.Tojo Una Una.

Adapun tujuan pelaksanaan musyawarah ini seperti yang disampaikan oleh panitia pelaksana adalah sebagai wadah menggalang masukan dari berbagai pihak dan sumber untuk menyempurnakan dokumen rancangan awal kegiatan pada Dinas pertanian, perkebunan, peternakan dan kesehatan hewan (Distanbunakeswan) kabupaten Tojo Una Una yang memuat hal-hal antara lain pelaksanaan prioritas pembangunan, pagu indikatif yang bersumber dari APBN, APBD 1, APBD 2 dan sumber dana lainnya. Untuk itu perlu diadakan penyusunan kembali Rencana Kerja Dinas pertanian, perkebunan, perternakan dan kesehatan hewan kab.Tojo Una Una tahun anggaran 2013 yang berfungsi sebagai dokumen perencanaan tahunan melalui penyelenggaraan musrembang tanbunakeswan yang dilaksanakan secara berjenjang mulai dari tingkat desa/kelurahan, kecamatan, kabupaten hingga tingkat nasional.

Waktu pelaksanaan kegiatan direncanakan selama satu hari yang diikuti peserta sebanyak 60 orang terdiri dari pimpinan SKPD, anggota DPRD, para camat, mantri tani kecamatan, ketua KTNA kecamatan dan kepala UPTB/BKP3 kecamatan sekabupaten Tojo Una Una, dengan narasumber yaitu kadis pertanian,perkebunan, peternakan dan kesehatan hewan Kab.tojo Una Una; Kadis pertanian prov.Sulteng; Kadis Perkebunan Prov.Sulteng dan juga Kadis Peternakan prov.sulteng, dengan pembiayaan kegiatan dari dana APBD kab.Tojo Una Una.

Dalam sambutan tertulis bupati Tojo Una Una yang dibacakan oleh bapak Ass.II mewakili beliau dalam pembukaan kegiatan Musrembang Tanbunakeswan disampaikan bahwa kegiatan seperti ini jangan dianggap sebagai kegiatan seremonial tahunan yang harus dilaksanakan tetapi benar-benar dilaksanakan sebagai wahana koordinasi dan sinkronisasi antara aspirasi kebutuhan pembiyaan didaerah yang disesuaikan juga dengan segala kebijakan pusat. Disampaikan juga bahwa bidang pertanian,perkebunan, perternakan dan kesehatan hewan harus menjadi prioritas dalam pembangunan karena indonesia dikenal sebagai negara agraris yang kaya dengan hasil bumi dan alamnya yang subur,sehingga dalam proses pembangunan daerah khususnya dikab.Tojo Una Una harus benar-benar diperhatikan serta ditingkatkan agar apa yang menjadi tujuan pembangunan itu bisa tercapai sesuai dengan visi misi pemerintah yang sudah ditetapkan, karena berdasarkan angka statistik penduduk kab.Tojo Una Una mayoritas berprofesi dan bekerja dibidang pertanian.

Untuk itu diharapkan kedepan pertumbuhan di segala sektor khususnya bidang pertanian akan terus dapat ditingkatkan salasatunya adalah pencapaian swasembada pangan yaitu peningklatan produksi dan produktivitas pangan yang signivikan dan juga berdaya saing tinggi.Selain itu juga peningkatan sektor peternakan juga sangatlah penting dilakukan melalui peningkatan populasi ternak dan produksi daging lokal mulai dari dimensi pembibitan,budidaya,pakan ternak dan juga kesehatan hewan sehingga ketergantungan pada pihak luar untuk impor daging bisa dikurangi. Untuk sektor pertanian dimasyarakat Tojo Una Una menurut beliau juga perlu perhatian dan dukungan penuh dari pemerintah daerah karena seperti yang diketahui bersama bahwa sektor pertanian merupakan sektor yang juga dominan dimasyarakat serta memberikan kontribusi besar terhadap pendapatan daerah dikabupaten ini dengan beberapa komoditas unggulan antara lain sebagai penghasil jagung, cengkeh, koprah dan masih banyak lagi hasil perkebunan yang lainnya.

Sedangkan salasatu langkah yang harus dilakukan dalam usaha untuk mengurangi tingkat ketergantungan masyarakat terhadap konsumsi beras adalah melalui upaya percepatan diversifikasi pangan,untuk itu juga pada kesempatan ini beliau menghimbau agar semua pihak bisa sama-sama berusaha mendorong terlaksananya percepatan pengurangan atau bisa menurunkan tingkat konsumsi beras masyarakat dengan cara mengganti beras dengan bahan pangan lokal seperti ubi-ubian, jagung maupun bahan pangan lokal lainnya sehingga terwujud kemandirian pangan yang berkelanjutan.

Ditambahkan pula bahwa pemerintah daerah sangatlah memberikan apresiasi yang besar terhadap sektor-sektor yang mengusai hajat hidup orang banyak ini khususnya masyarakat Tojo Una Una dengan berbagai upaya pembangunan serta perbaikan sistem pendukung yang ada yaitu melalui berbagai program pemberdayaan petani seperti pengembangan usaha agribisnis pedesaan dan juga pemberian bantuan sosial pada masing-masing sub-sektor yang semuanya bertujuan untuk meningkatkan kesejateraan masyarakat dan petani baik dalam kelompok maupun antar kelompok tani yang telah terbentuk.

Selain itu peningkatan SDM juga menjadi perhatian utama pemerintah, untuk itu dengan usaha pemerintah daerah telah menempatkan para penyuluh pertanian yang diharapkan bisa menjadi ujung tombak pelaksanaan pembangunan disektor pertanian dengan petani sebagai pelaku utamanya.Untuk itu sangatlah diharapkan pada para penyuluh agar bisa bekerja dengan baik dalam melakukan pengawalan, pendampingan serta pengawasan pelaksanaan program sub-sektor pertanian, perkebunan, peternakan dan kesehatan hewan yang ada di kabupaten Tojo Una Una agar apa yang menjadi harapan dalam meningkatkan pendapatan serta kesejateraan masyarakat boleh dicapai serta mampu merubah perilaku serta mentransfer teknologi yang lebih inovatif sehingga produktivitas hasil pertanian pun akan meningkat

Pelantikan Pejabat Struktural Eselon III dan IV

PELOPOR, TOUNA, Pelantikan Pejabat Struktural Eselon III dan IV yang berlangsung di ruangan Wakil Bupati Tojo Una Una berlangsung pada hari selasa 6 maret 2012.Sebanyak tujuh (7) orang pejabat struktural yang dilantik dengan jumlah pejabat eselon III, satu orang dan pejabat eselon IV sebanyak enam (6) orang. Ucapan selamat kepada para pejabat yang baru saja dilantik diucapkan dalam sambutan Bupati Tojo Una Una yang dibacakan oleh Bapak Bapak Wakil Bupati Tojo Una Una Jamal Djuraedjo,S.Sos,M.Si Beliau juga mengingatkan bahwa jabatan yang diemban merupakan sebuah amanah dan bentuk kepercayaan pimpinan yang harus dijaga dan dilaksanakan dengan sebaik – baiknya, penuh tanggung jawab, serta meningkatkan kreatifitas dan kinerja dalam kebersamaan dan terkoordinasi dengan baik bersama jajaran masing – masing sesuai dengan fungsi dan tugas pokok.

Pelantikan Pejabat Eselon III dan IV merupakan suatu kebutuhan guna menjawab tantangan dan dinamika pembangunan di Kabupaten Tojo Una Una sekaligus proses penyegaran organisasi. Hal ini juga merupakan bentuk pembinaan karir kepegawaian yang diharapkan dapat berdampak positif pada peningktan kinerja di satuan kerja masing – masing. Melalui peralihan tugas ini Beliau mengharapkan agar para pegawai memiliki pengalaman kerja variatif yang akan bisa menambah perbendaharaan wawasan untuk bekal ketika nantinya diberikan amanah yang lebih besar lagi.Kembali Beliau menegaskan bahwa mutasi jabatan ini telah dipertimbangkan dengan matang serta melalui proses Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan ( Baperjakat ) dengan berpijak pada aturan kepegawaian yang berlaku. Selain itu pula mutasi ini telah mempertimbangkan situasi, kondisi, serta tantangan yang berubah – ubah sehingga harus bisa disesuaikan dengan dinamika yang berkembang. Selanjutnya diminta kepada para pejabat yang baru dilantik untuk memperhatikan beberapa hal berikut ini :

Yang pertama, untuk segera melakukan konsolidasi dengan setiap pegawai di satuan kerja masing – masing sehingga perubahan komposisis jabatan tidak mengganggu kinerja, namun justru sebaliknya bisa meningkatkan semangat kerja para pegawai / staf di lingkungan kerja yang baru.

Yang kedua, mempelajari dan memahami tupoksi serta lingkungan kerja masing – masing secara cepat dan akurat sehingga proses adaptasi pegawai dapat berjalan secara cepat pula

Yang ketiga, selalu mengembangkan skill dan seni kepemimpinan sehingga bisa mengoptimalkan potensi sumber daya manusia ( pegawai ) di satuan kerja masing – masing dalam rangka untuk meraih capaian kinerja. Senantiasa mendorong dan membimbing setiap pegawai / staf agar bisa mengembangkan kemampuannya dalam melaksanakan kerja secara optimal.

Dan yang keempat, yakni yang terakhir adalah senantiasa menciptakan lingkungan dan budaya kerja yang kondusif sehingga setiap pegawai merasa nyaman bekerja dibawah kepemimpinan pejabat yang baru.
Terakhir Beliau sampaikan sekiranya janganlah seorang pimpinan menimbulkan sengketa antar pribadi atau kelompok yang dapat menimbulkan perpecahan di satuan kerjanya. Diharapkan agar para pimpinan bisa membangun jiwa kepemimpinan dan dapat menjadi panutan dan mengabdi terhadap bangsa dan negara dengan arif dan bijaksana, serta melanjutkan pengabdiannya terkhusus bagi masyarakat Tojo Una Una

Sosialisasi Raperda Sulteng Tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana Daerah

PELOPOR, TOUNA, Mengingat bahwa Provinsi Sulawesi Tengah adalah salah satu provinsi yang paling berpotensi dari 33 provinsi yang ada untuk menjadi lokasi bencana, maka dari itu pemerintah provinsi Sulawesi Tengah khususnya dalam hal ini dari Biro Hukum Sekertariat Daerah provinsi Sulawesi Tengah mengadakan acara sosialisasi rancangan peraturan daerah tentang penyelenggaraan penanggulangan bencana di provinsi sulawesi tengah yang dilaksanakan pada hari rabu, 29 februari 2012 yang bertempat di Marina Cottage Kabupaten Tojo Una Una. Yang mana kegiatan yang dilakukan ini dibuka langsung oleh Bapak Staf Ahli Bidang Pemerintahan Yakni ; Drs.Ferry Moch.Indra Sabu mewakili Bapak Bupati Tojo Una Una.Acara ini merupakan salah satu upaya yang dilaksanakan terkait dengan melihat banyaknya bencana – bencana yang telah terjadi di provinsi sulawesi tengah khususnya di wilayah Tojo Una Una ini, mengingat bahwa bencana yang terjadi selama ini bukanlah keinginan dari pemerintah akan tetapi hal ini merupakan tanggung jawab pemerintah.

Disampaikan oleh Kepala Bidang Biro Hukum Sekertariat Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, Abd.Haris Yotolemba,SH.M.Si, terkhusus di Tojo Una Una ini penanggulangan terhadap pasca bencana masih diperlukan akan penguatan kelembagaan dan peningkatan sumber daya manusia yang masih sangat minim terkait dengan penanggulangan bencana yang dalam hal ini meliputi tiga tahap yakni ; prabencana, tanggap darurat dan pasca bencana. Baik yang terjadi berupa bencana alam, bencana non alam serta bencana sosial.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan oleh Bapak Drs.Ferry Moch.Indra Sabu disampaikan sekiranya sosialisasi ini tidak hanya dilaksanakan secara seremonial saja, namun kedepannya lebih berupaya untuk menunjukkan komitmen dan kepedulian kita terhadap upaya penanggulangan bencana di provinsi sulawesi tengah, khususnya dalam wilayah Tojo Una Una yang mungkin akan terjadi baik yang disebabkan oleh faktor alam, non alam maupun oleh ulah manusia yang akibatnya dapat menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan lingkungan serta kerugian harta benda dan dampak psikologi.

Karenanya itu perlu dijalin hubungan kerja sama dan koordinasi yang strategis dengan pihak yang terkait,sesuai dengan kewenangan mereka agar bertindak secara cepat, tepat dan terpadu sehingga dapat memberikan perlindungan kepada masyarakat yang terkena dampakbencana.Kehadiran akan perda penanggulangan bencana merupakan hal yang menjadi penting mengingat salah satu ancaman saat ini adalah perubahaniklim secara ekstrim yang berdampak pada bidang pertanian, banjir dan bencana kemanusiaan lainnya yang perlu diantisipasi.Hal ini juga memiliki arti penting dalam menjaring dan mendengarkan aspirasi serta harapan para pemangku kepentingan terkait dengan upaya bersama mengingat kondisi geografis , geologis dan sosial budaya provinsi sulawesi tengah sebagai daerah rawan bencana. Sekiranya semua komponen memahami bahwa untuk mengantisipasi bencana diperlukan upaya penanggulangan yang terencana, terpadu dan menyeluruh dengan melibatkan semua potensi yang ada di daerah ini.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kel. Uemalingku, Touna

PELOPOR, TOUNA, Masih dalam rangkaian peringatan Maulid nabi Muhammad SAW pada hari senin sore tanggal 27 februari 2012 bapak wakil bupati Tojo Una Una menghadiri acara maulid bersama yang dilaksanakan bertempat dimesjid kelurahan Uemalingku kec.Ampana Kota. Dalam mengawali sambutannya wakil Bupati Tojo Una Una bapak Jamal Djuraedjo, S.sos.Msi menyampaikan permohonan maaf atas ketidak hadiran bapak Bupati Tojo Una Una pada acara peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW yang dilaksanakan pada kesempatan tersebut dan juga atas nama pemerintah beliau menyampaikan ucapan terima kasih atas terlaksananya acara maulid nabi pada hari ini.

Dalam sambutannya hal penting yang beliau sampaikan adalah tentang apa yang selama ini sudah menjadi penyakit sosial dan mulai banyak terjadi ditengah masyarakat khususnya dikab.Tojo Una Una antara lain tentang penyalagunaan narkoba, pergaulan dan seks bebas dan maraknya peredaran minuman keras.Menurut beliau semua ini harus dijauhkan dari kehidupan masyarakat dan sebisanya dihindari agar tidak berkembang dimasyarakat, kerena ini bisa merusak tatanan hidup dan moral bangsa khususnya dikalangan anak muda generasi penerus bangsa. Terlebih dalam peringatan maulid nabi Muhammad SAW saat ini, beliau mengajak semua pihak sesama umat muslim agar melalui moment dan kesempatan ini senantiasa bisa diingatkan dan selalu belajar untuk bisa menjadi pribadi yang lebih baik seperti teladan yang digambarkan oleh nabi Muhammad SAW.

Selain itu juga beliau menyinggung tentang pelaksanaan pembangunan dikab.Tojo Una Una yang sementara dan akan dilaksanakan seperti perbaikan jalan serta pengadaan infrastruktur lainya yang selama ini menjadi kebutuhan masyarakat dan sudah merupakan program kerja pemerintah dalan usaha membangun serta menciptakan kesejateraan rakyat secara umum dan merata.

Untuk itu juga beliau sangat mengharapkan dukungan penuh dari semua pihak agar bisa bersama bahu membahu dalam mewujudkan pembangunan disegala bidang, karena menurut beliau hal ini bukan hanya menjadi tanggungjawab pemerintah tetapi dibutuhkan juga partisipasi aktif masyarakat untuk mensukseskannya dengan senantiasa menjaga dan memelihara segala apa yang sudah ada sebagai milik bersama.beliau juga berjanji semoga ditahun kedepan apa yang menjadi harapan dan kerinduan masyarakat melalui proses pembangunan yang sementara berjalan dan akan direalisasikan boleh terpenuhi serta dinikmati oleh semua lapisan masyarakat sampai kedaerah kepulauan